Perjanjian Standar / Baku

Perjanjian standar atau baku merupakan perjanjian yang telah ditentukan dan dituangkan ke dalam bentuk atau format tertentu. Terjemahan dari Bahasa Inggris adalah standard contract.

Beberapa ciri perjanjian standar adalah:

1. Syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan didalamnya sudah ditentukan oleh satu pihak.
2. Disiapkan dalam jumlah salinan yang masal.
3. Tidak dapat dirundingkan, hanya bisa menerima atau menolak.

Jenis-jenis perjanjian standar/baku.

Jumlah perjanjian standar/baku yang berkembang dalam masyarakat sangat banyak dewasa ini, karena banyak perusahaan atau lembaga yang bergerak dalam berbagai bisnis, selalu menyiapkan rancangan perjanjian standar dalam menjalankan kegiatan usahanya dan untuk memberikan jasa atau produknya. Hal ini untuk mempermudah dan mempercepat proses pemenuhan syarat-syarat legalitas.

Beberapa aktivitas bisnis perusahaan yang dibuatkan perjanjian atas dasar syarat-syarat baku, antara lain:
1.   Perbankan (syarat-syarat umum perbankan).
2.   Pemberian kredit oleh lembaga non-bank.
3.   Perlindungan asuransi.
4.   Penjualan properti.
5.   Hipotik.
6.   Privacy policy dan terms of use di website.
7.   Penerbitan.
8.   Ekspedisi.
9.   Transportasi.
10. Perangkat lunak (software)
11. Franchise.
12. Lisensi.
13. Sewa.

Perjanjian standar/baku itu berlaku melalui perkembangan kebutuhan dalam bidang usaha atau industri masing-masing yang sudah demikian berkembang dan menjadi kerangka acuan bersama dalam menerapkan ketentuan standar itu.

Please follow and like us:

Leave a Comment

RSS
Facebook
Google+
http://perancanganperjanjian.com/blog-artikel/perjanjian-standar-baku">
Twitter